Ohaaayy GenRengers! Jangan lupa untuk selalu bahagia yaa J

Untuk meningkatkan kapasitas para konselor sebaya dan pengelola akun sosial media GenRe Indonesia dan provinsi dalam merespon kegiatan konsultasi secara online, JHCPP dan Direktorat Ketahanan Remaja BKKBN menyelenggarakan kegiatan Workshop Konselor Sebaya dan Pengembangan Konten Media Sosial GenRe Indonesia dan Hipwee yang dilaksanakan pada 23-27 April 2019 di Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengelola akun sosial media GenRe dari 13 provinsi. Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Legend Caffe yang dihadiri oleh Deputi KSPK ayah Yani, Direktur Ketahanan Remaja, Emak Eka, Perwakilan BKKBN Yogyakarta, Kak Nenden, perwakilan JHCPP, dan Tim Hipwee.

 

Dalam Workshop dihari pertama, Para Minshaay pengelola akun sosial media diberikan banyak sekali ilmu seputar pengembangan sosial media yang diberikan oleh tim hipwee, seperti materi Brand Value yang disampaikan oleh kak Nendra, Direktur Hipwee, kemudian materi Writing Content yang disampaikan oleh kak Soni, Chief  Editor Hipwee, dan materi Multimedia dan Visual Content Development oleh kak Andreas, Social Media Strategist Hipwee.

 

Workshop dihari kedua, Para Minshaay kembali diberikan edukasi dan informasi mengenai konsep diri dan konstruksi sosial laki-laki dan perempuan, kemudian materi mengenai privilege dan restriction antara laki-laki dan perempuan, relasi kuasa dan ketidakadilan gender serta materi mengenai seksualitas yang berikan oleh tim Rifkha Annisa.

 

Dihari ketiga, para minshay melanjutkan workshop konselor sebaya yang diberikan oleh tim Rifkha Annisa mengenai kesehatan reproduksi, relasi sehat, dan konseling. Selain itu mereka juga melakukan praktek konseling setalah menerima materi yang diberikan tim Rifkha Annisa.

 

Kemudian di hari terakhir, para minshaay pengelola akun sosial media genre provinsi melakukan kunjungan ke Fisipol UGM untuk mengikuti kegiatan pelatihan Entrepreneurship bersama tim Creative Hub Fisipol UGM, disana para minshaay diberikan edukasi melalui cerita pengalaman dari Start up yang sedang berkembang diYogyakarta, yaitu, Start Up GiFood, Start Up Bantu dan Start Up Librario. Nggak hanya itu para minshaay melanjukan kunjungan ke komunitas entrepreneurship muda di jogja yaitu Coklat nDalem.

Nah, berikut keseruan acaranya guys :’)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *