“Aku ngekang kamu, itu karena aku sayang sama kamu.”

Heloww.. yang namanya ngekang-ngekang itu namanya toxic tau! Genrengers, kalian udah tau toxic relationship belum? Wah.. ini wajib banget buat kalian tau supaya kalian engga terjebak dihubungan yang toxic.

Jadi, Toxic relationship adalah sebuah istilah yang seringkali digunakan, tapi agak sulit untuk tahu persis apa artinya dan bagaimana cara mengetahui jika hubungan kamu sehat atau patut dikhawatirkan.

sebuah hubungan yang toxic pada dasarnya adalah hubungan yang secara fundamental tidak sehat, dan menyebabkan kamu (atau orang lain) terluka secara mental atau bahkan fisik.

Kalau hubungan kamu sehat akan ada rasa saling menghormati dan kemampuan  untuk berbagi perasaan tanpa rasa takut akan dikritik atau dipermalukan. Tapi kalo kamu ada di hubungan yang toxic, kamu akan ngerasain sebaliknya.

Kamu harus hati-hati ya, karena kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) itu bias bermula dari hal yang toxic. So, ada baiknya kita tahu tanda-tanda hubungan yang kita jalani sekarang itu toxic atau engga

Tanda-tanda kamu berada dalam hubungan yang tidak sehat

1. Kamu merasa gelisah, lelah, atau memiliki suasana hati yang buruk saat bersama sang pasangan

Perhatikan perasaanmu saat berada di sekitar sang pasangan, dan perhatikan jika suasana hatimu memburuk jika sedang bersamanya. Kecuali ada alasan lain yang mengubah suasana hatimu, kalau kamu merasa si dia membuat mood-mu buruk, maka menurut Psikoterapis Dr. Sheri Jacobson, pendiri Harley Therapy, ini adalah pertanda bahwa hubunganmu telah mempengaruhi kesehatanmu secara negatif.

2. Kamu sulit untuk rileks dan menjadi dirimu sendiri saat bersama sang pasangan

“Dalam hubungan yang sehat, berada bersama pasangan adalah hal yang nyaman di mana kamu bisa menjadi dirimu sendiri,” kata Dr. Jacobson. Kalau kamu merasa kamu tidak bisa benar-benar menjadi dirimu saat bersamanya, bisa jadi ada masalah dalam hubunganmu.

Ada pula perilaku yang patut diawasi yang belum tentu adalah tanda bahwa hubunganmu toxic, tapi bisa jadi adalah tanda awal bahwa hubunganmu mulai memburuk, diantaranya kalian sudah jarang berbicara, tidak melakukan aktivitas bersama, dan kehidupan seks kalian tidak baik. Walaupun ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal-hal tersebut, seperti sibuk di kantor, ada kemungkinan bisa mengarah ke masalah yang lebih serius.

3. Pasanganmu terus-menerus mengkritikmu dan sering membuatmu kecewa

Menurut Dr. Jacobson, perilaku dalam hubungan yang toxic bisa beragam, mulai dari hal-hal yang tampak sepele, seperti dikritik atau dibuat kecewa, hingga hal-hal yang lebih serius seperti dimanipulasi dan pelecehan verbal (lihat poin keempat). Mungkin kedengarannya tidak berbahaya, tapi pasangan yang terus-menerus mengkritik dan mengecewakanmu, atau melakukannya dengan perilaku toxic lainnya, ini berarti hubunganmu sudah tidak sehat.

Selain itu, pasangan yang terlalu mudah cemburu atau egois juga bisa membuat hubungan menjadi toxic, kata Ammanda Major, Kepala Praktik Klinis (Head of Clinical Practice).

4. Pasanganmu memanipulasi, melakukan pelecehan verbal, atau mengontrolmu secara paksa

Gaslighting adalah sebuah bentuk pelecehan psikologis dan emosional di mana seseorang memanipulasi orang lain sehingga mempertanyakan diri mereka dan kewarasan mereka sendiri—dan hal ini sering terjadi dalam hubungan asmara. Pasanganmu mungkin mengatakan bahwa ingatanmu tidak benar, atau kamu mengada-ada.

So, setelah kamu baca tulisan ini silahkan resapi dalam-dalam supaya kamu lebih tau apa itu toxic relationship. Kalau kamu merasa ada dalam hubungan yang toxic, kamu harus cepat-cepat cari bantuan. Kamu bisa ke konselor sebaya di PIK terdekat kamu atau ke psikolog supaya kamu terbebas dari toxic relationship yang buat kamu sakit!

Credit for : Teliana Juwita – Duta GenRe Indonesia 2019- & Admin GenRe Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *